Review Film: A Quiet Place Part II

A Queit Place Part II menjadi salah satu bukti bahwa sekuel bisa lebih baik daripada pendahulunya. Cerita yang dikemas lebih rapih serta pengembangan karakter terlihat jelas dalam sekual A Quiet Place ini.

Film ini dimulai dengan flashback ke hari pertama dimana semua mimpi buruk di mulai. Penonton di bawa kembali pada suasana semua terlihat normal, suara tawa, serta obrolan anak-anak dan orang dewasa terdengar.

Keluarga kecil Abbott yakni Lee (John Krasinski), Elvelyn (Emily Blunt) serta ketiga anaknya (Millicent Simmonds, Noah jupe, dan Cade Woodward) juga di perlihatkan kembali. Benda yang membuat penonton turut merasakan trauma pada film pertama juga muncul di awal film.

Kilas balik tersebut juga memadukan awal mula teror dari monster serta sedikit aksi kebut kebutan yang tak di tampilkan dalam film pertama.

Namun, kilas balik ini sejatinya menjadi sarana tim produksi memperkenalkan Emmett (Cillian Murphy), karakter baru yang turut memegang peran penting dalam A Quiet Place II.

Pada dasarnya, inti dari A Quiet Place Part II sama seperti yang pertama, yakni upaya bertahan hidup di tengah ancaman para monster. Film ini juga masih menunjukkan hitungan hari sejak monster datang menghancurkan kehidupan mereka.

Hal tersebut dikonfirmasi John Krasinski. Ia bersama tim sengaja membuat monster berevolusi seiring dengan manusia yang mulai mengetahui kelemahannya. Sehingga, mereka merasa perlu membuat monster benar-benar menjadi ancaman bagi manusia yang masih bertahan.

Evelyn, Regan, Marcus, dan bayi juga untuk pertama kalinya benar-benar terpisah setelah kehilangan Lee.

Menariknya, John Krasinski yang juga berperan sebagai penulis memberikan porsi menegangkan kepada mereka, satu per satu, secara merata, dan pas.

Salah satu hal yang juga membuat saya amat menikmati film ini adalah adegan ketika penonton turut merasakan apa yang dirasakan Regan ketika terpisah dari alat bantu pendengarannya.

Studio benar-benar hening walau saya tak sendiri di dalam studio. Suara pendingin ruangan atau napas penonton lainnya sama sekali tak terdengar saat adegan tersebut. Sama seperti judul film tersebut, studio menjadi A Quiet Place.

Hal seperti itu yang sepertinya tidak dapat dirasakan secara maksimal apabila menonton di rumah. Termasuk untuk merasakan adegan jump scare yang masih banyak dijumpai dalam film ini.

Berikut adalah review salah satu film terbaik , selain film game slot online juga game terbaik loh dimana game yang di ciptakan untuk kesenangan dan apabila menang itu adalah bonus dari sebuah keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.